• 26

    Jun

    Kerakyatan Dipimpin Oleh Kebijaksanaan

    Pemilihan calon Bapak Negara atau Bapak Indonesia semakin gencar dan menarik. Rasanya, pada setiap pemilihan begitu mencolok pada type mencari kelemahan/kesalahan di masing-masing pihak. Dan mungkin? Sudah dari sono nya kalees! Dan atau; Apakah setiap kegiatan dalam rangka pemilihan calon presiden mesti saling sikat sikut. Adapun demikian semua sungguh menarik untuk di simak. Segala rentetan kasus pejabat bermasalah saat ini pun lenyap di permukaan seperti minggu tenang. Namun dilihat dari perkembangan serta pertumbuhannya maka sang berita selalu melangkah tiada henti. Mereka terus dan lanjut memberitakan kehangatan cacian dibumbui dorongan semangat. Seorang rakyat, bebas tebar pesona untuk sang calon presiden dengan embel-embel simpati. Tapi mereka secara langsung mempromosikan calon
  • 2

    Jun

    Pekarangan Dunia Dan Keajaiban

    Empuknya bantal guling dan harumnya bantal pala masih segar terasa. Udara pagi pun menghembus halus melewati bawah kusen pintu. Johny tetap tertidur pulas. Sesekali mencari-cari sarung lusuh andalannya. Untuk kurupan agar tak di sengat angin dingin yang nakal. Nampaknya ia kedinginan juga. Padahal semalam Johny tak sempat mandi. Dan paling tidak, sisa keringat yang menjadi daki mampu menangkal dingin. Namun kenyataannya lain dan Johny pun tetap menggigil di sengat angin pagi. Di kasur lainnya nampak sobat Johny yang juga tertidur. Ia seorang wanita. Lebih tepatnya sobat karib yang tau seluk beluk dan sepak terjang si Johny. Semalam mereka membelah angin. Kesana kemari tak menentu. Mereka mencari pertanyaan maupun jawaban yang tepat atas permasalahan yang ada. Memang tak lazim jika be
  • 27

    May

    Menulis Dunia Yang Mulai Tua

    Menulis adalah bagian dari seni. Dengan menulis maka bisa di jadikan lagu, dapat pula jadi berita heboh yang masbuloh. Dari menulis pula banyak yang di pukuli preman bayaran. Ada juga yang di kejar-kejar aparat lalu di masukan dalam kerangkeng hingga biru-biru (benjut). Tulisan-tulisan itu beragam bentuk. Karena sejak masuk sekolah telah di ajarkan tulis menulis. Jika ada yang meramal bentuk tulisan adalah suatu sifat seseorang. Maka itu hal yang takhyul. Sebab, pernah ada peramal yang kecele dengan ramalannya. Ia meramal orang yang buta huruf tidak akan bisa kaya. Akan tetapi dengan kebuta hurufannya maka ia menjadi orang terhormat. Dan sang peramal malah menjadi miskin karena salah meramal melulu. Menindaklanjuti tulisan maka banyak kesan yang positif dari menulis. Ada tulisan yang
  • 18

    May

    Ada Baik Dan Jahat Pada Manusia

    Pendek kata, apakah masih ingat dengan Badrun, Tumino atau Ponirin? Mungkin, anda tidak ingat. Atau barangkali, anda sudah pangling? Alhasil Badrun, Tumino atau Ponorin selalu memikirkan diri sendiri, Maaf? Sebab, anda tak pernah memikirkan mereka, tho! Mereka berusaha berfikir panjang, berfikir jernih agar menjadi fikiran yang lugas. Berfikir untuk kelanjutan dan kelangsungan hidup yang lebih maju dan lebih terarah. Karena sejak tahun-tahun yang lalu hidup mereka seakan kehilangan arah dan sungguh blangsak. Mereka sobat Johny yang acapkali berlaku moderen. Dan kadang kala dianggap salah di hadapan orang. Begini salah. Begitu salah. Akhirnya jadi salah kaprah. Mereka juga sering di tanya; Jadi Salah Siapa? Jawabnya pasti; Ya Salah, Si Badrun, Tumino atau Ponirin! Maksud mereka sed
  • 12

    May

    Penuh Dengan Do'a

    Di atas langit masih ada langit. Di lubuk hati pun masih ada hati. Dan. Kesemua hanya kiasan yang terbalut hikmah. Di kehidupan yang saling tumpang tindih ini, tali persaudaraan seakan cukup kuat. Tidak kenal menjadi tahu. Tidak hormat menjadi segan. Dan begitu seterusnya. Seperti hal nya sobat Johny. Yaitu, Badrun namanya. Ia tumbuh dalam lingkungan sederhana. Akan tetapi siapa sangka jika Badrun ternyata Paman dari seorang Presiden. Bukan Presiden Indonesia namun Paman dari Presiden Direktur perusahaan yang notabene cukup muktakhir. Di bekali hidup yang sangat sederhana dan susah maka Badrun seringkali terpuruk dalam kemelaratan. Di curigai, di kecilkan dan di pelototi selalu menjadi santapan Badrun dalam hidup. Untuk urusan birokrasi pun Badrun selalu dipersusah setengah gila. Tetap
  • 15

    Apr

    Kekuatan Dari Istighfar

    Lebat. Cukup deras hujan membasahi planet bumi. Dan, kedatangannya bukanlah bencana. Terik. Sangat silau sinar mentari menghangatkan duniawi. Lalu, kemarau bukanlah malapetaka. Toh dalam kesemuanya mengalir hikmah di kehidupan. Saat sengsara pasti banyak pula kisah di awalnya. Ada kebahagiaan dan itu pun bukan akhir sebuah kisah dari kesedihan. Walau hidup tak henti untuk selalu ingin di mengerti. Dan kadang hidup ingin pula di pahami. Bagaikan ada untung dan banyak rugi saat mengarungi hidup. Timbul kepermukaan kemudian tenggelam ke dasar adalah perihal dari kehidupan. Berbagai godaan, bermacam kemauan seakan saling selang seling mengikis hawa nafsu. Jika tak mampu merangkul hidup maka jalan fatal banyak di lakoni. Ketika bisa menjinakkan hidup maka jalan berliku menuju akhirat ama
  • 10

    Apr

    Definisi Dari Sobat Johny

    Masih dengan nada lembut dan melemah. Desingan lalu lalang kendara juga tetap sama. Ia hilir mudik serta berubah warna sesuai keunggulan empunya nama. Waktu seakan tak terbuang percuma. Nonstop tiada henti. Mencari makna dan isyarat dari kedai ke kedai kopi yang ada. Penuh keluh kesah. Ingin melakukan yang terbaik kadang malah melakukan yang terbalik. Dan. Melaksanakan setiap kebenaran adalah menjadi suatu kewajiban. Kemudian. Nada sempat hilang sesaat. Bau plastik angus lekat di rongga hidung. Mungkin sistem mesin suara kepanasan. Kini Johny dan sobatnya terkesima. Macam apa pula sang biduan jatuh terpelanting. Johny menggenggam siku biduan itu. Lalu berbisik; Sudah tak apa-apa? Kodoknya sudah loncat. Nyanyi lagi yaw? Nada bergetar kembali. Lebih lembut dan ringan. Cuaca sema
  • 2

    Apr

    Tak Gentar Itu Pemberani

    Ketika semua menggelar pesta rakyat. Saat semua berbondong-bondong merakyat. Segala penderitaan serta keluh kesah rakyat mencoba di cicipi. Cukup tertantang menjadikan diri seolah benar-benar merasa seorang rakyat. Gelar kampanye. Buka aspirasi. Kemudian ada bohong tentang; dari rakyat, ke rakyat dan untuk rakyat. Ada yang semboyan. Tidak enteng jika anda berada dalam rumah politik. Banyak pintu. Penuh portal dan tanggul-tanggul yang mesti di lalui. Yang belum tahu di mana pintu utama. Dan sebelah mana pintu rahasia. Kemudian ada jalan buntu. Yang memaksa agar jalan bobrok di lalui kembali. Tetapi, semua mendambakan pemimpin. Sosok idola yang sungguh di gemari. Punya gaya bahasa santun. Etika yang bertanggungjawab. Dan pemberani. Jika perlu seorang pemimpin itu harus banyak ilmu. I
  • 31

    Mar

    Doa Untuk Kado Anak Johny

    Hujan pernah memberitahu sebelumnya. Lewat guntur, angin maupun mendung. Hujan juga tak pernah menunggu semua berteduh atau mengangkat busana yang sedang dijemur. Bagai pertanda dari Sang Pencipta. Adakalanya sesuatu begitu cepat terlaksana tanpa ada tanda-tanda. Kematian, lahir kembali, musibah atau bencana selalu menjadi rahasia yang menakjubkan. Ada yang cukup beramal dan banyak besedekah. Ketika ia melakukan satu kesalahan dalam agama. Kemudian kematian menjemput nasibnya. Ada pula yang serakah dan sangat kesetanan ambisinya. Tapi ia sempat melaksanakan amal agama sebelum kematiannya. Dan, semua bisa menarik kesimpulan dari kaidah-kaidah beragama. Dalam bentuk baik dan waspada di kehidupan. Agar dapat menjangkau alam sorga. Johny masih terduduk anteng. Pematik api ia mainkan. Gese
  • 27

    Mar

    Tak Pernah Di Sampingku Lagi

    Terasa pegal bila berjalan. Cape sudah menghitung pepohonan. Entah berapa gundukan rerumputan di singgahi. Dan semua menjadi berita penuh cerita. Derita terhapus pelita. Seimbang dan tak mesti derita terus atau ceria melulu. Sinar mentari membawa Johny kemana ia suka. Penuh tumpukan hidup yang mesti di rangkai kembali. Sebab semua telah menjadi serpihan kecil yang mesti di utuhkan lagi. Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Atau, dari sabang sampai merauke lama-lama jadi boke, entahlah. Semua butuh kerja keras. Harus punya kemampuan. Jika sudah kerja kemudian mampu. Maka ajal menunggu. Hari ini atau lusa. Kapan saja. Jika belum kerja dan tidak mampu kemudian mampus. Maka sungguh sia-sia dan sial nasibnya. Jalani saja dengan seksama. Niat di bagus-bagusin. Amal di banyak-banya
- Next

Author

Follow Me