Aura dan Batu Cadas

20 Jul 2010

Dan semuanya pun semakin mencapai pada titik kesempurnaan lalu itu semua hanya menunggu pergolakkan nurani semata.
Pergolakkan hidup yang menjurus pada suatu kebahagian, kesinambungan dan mungkin keselarasan dalam hidup itu sendiri, happy life.

Dari segala aspek itu sendiri kita hanya meraba apa yang di tingkahkan dan yang di katakan.
Jangan alibi itu menjadi acuan untuk percaya dalam statement suatu hubungan.

Terlihat dekat bukan berarti berpacaran dan terlihat acuh-acuh saja bukan berarti bermusuhan, kriteria.
Dalam suatu ungkapan juga banyak di jabarkan sesuai bidang yang ia dapati atau bidang yang ia kuasai, something to believe in.

Dalam mengarungi lautan kisah cinta itu asyik dan namun bila dalam mendapati kesakitan hati mungkin sebaliknya dari asyik itu sendiri.
Itulah perjuangan cinta dan perjuangan tak pernah usai bila kita belum merasakan rasa sakit dan merasakan rasa bahagia dari itu semua.

Rasanya jarang yang bersungguh-sungguh dalam mendalami kisah hidup sebab rasa ego, ambisi dan munafik kadang menjalar dalam benak itu sendiri, tafsiran.
Dan bila semua itu dapat kita jinakkan sepenuh hati maka semua mahluk pasti merasakan perbedaan yang amat sangat dalam arti kehidupan ini.

Terlalu panjang uraian di atas karena penulis serasa seperti pencinta ulung saja dan padahal juga mungkin penulis hanya mengidekan dari yang ia dengar dan lihat saja, nyontek.

Baiklah..? Mari kita galakkan kedisiplinan nasional untuk memajukan gerakan nasional orangtua asuh di negeri yang subur ini.

Lohh..! Kalimat yang benar namun di topik yang bertolak belakang?

Namun kesimpulannya tetap sama yaitu saling mengasihi, memberi serta menyayangi sesama umat beragama?

Maukah anda yang janggal dari sang Johny..?
Mari kita buka identitas si pria kucai dari Goa Batu itu codot kaleee!

Nama : Johny (by: Ello)
Status : Single & very happy ( by: Oppie A.)
Pekerjaan : Umar Bakrie (by: Iwan Fals)
Umur : Kepala tiga (bukan kelainan system organ tubuh)
Alamat : Jakarta, Indonesia gebyar-gebyar di langit jingga (by : Gombloh)
Hobby : Berpetualang, music, pesta pantai (by: Imanez)

Itulah biodata yang terselip dalam file dokumentasi yang di dapat penulis dan untuk yang lebih rinci mungkin pria itu akan meminta imbalan agak lebih, bonus.
Untuk soal selera makan ia tidak pilah pilih dan sepertinya untuk memilih saja ia tidak tega sebab ya.. jiwa ngepas nya itu.

Masalah kisah kasih sayangnya pernah di tayangkan penulis namun ratting penjualannya tidak memuaskan sebab gaya pacarannya ngejelimet atau tidak keru-keruan.
Mengapa tidak mendapat ratting tertinggi atau teratas pada tingkat kisah kasih sayangnya itu?

Sangat memungkinkan yang di karenakan ia tidak terlalu lepas membuka hubungan yang di karenakan atut di tolak.

Saya sayang kamu..? Apa kamu mau jadi pendamping saya..? Johny bertanya-tanya pada sang peri dan mungkin hanya khayalan penulis saja.

Dan atut di tolak itu sebagaimana jawaban ini

Jadi pacarmu Johny..?? Maaf se.. sang peri menjawab dan langsung di potong oleh Johny yang sudah membaca gelagat sang peri.

Sebelum sang peri melanjutkan perkataan itu kemungkinan kepalan empuk tangan Johny yang kapalan sudah menempel di jidat sang peri, bakk.. bikk.. bukk..!

Seperti itukah..?

Tentu tidak..!

Paling-paling telunjuk Johny akan menghentikan pembicaraan itu dengan posisi telunjuknya menempel di bibir sang peri lalu telunjuk Johny di tarik dan di kecupkan kembali ke bibir Johny, kiss this!

Lalu Johny melanjutkan

Ngga usah di terusi ucapan mu..? Cukup mual untuk mengunyah kalimat yang tidak berarti itu di hadapan saya..?

Atau ia berkata

Jangan dengarkan cecunguk berkata jelek tentang saya..? Cukup dengarkan kata hatimu yang sesungguhnya..? Okay..? pletakk! Johny menjitak kepala sang peri.

Apakah itu yang selalu membuat lingkaran kusut atau menakutkan dalam fikiran sang Johny tentang sebuah kisah kasih sayangnya.

Hanya kalimat ini terlontarkan jika ia mendapatkan sejatinya

Cukup kamu menyayangi saya..? Inilah saya.. Jika kita bahagia anggaplah itu fase kasih dari sang pencipta..?

Kemudian dilanjutkan

Rumah, mobil atau villa akan saya berikan hanya untuk mu..? Tapi tunggu?? Tunggu Kakek Buyut saya menghadap sang Rahmattullah dulu..! Hahahah.. Boong denggg..??

Kemungkinan ungkapan muluq sebuah kebahagian tak selalu atau terlalu di nomor satukan dan ia hanya memberikan janji

Jika kamu sayang sama saya..? Maka rasa sayang itu akan berlipat menjadi tiga dari yang kamu berikan pada saya.. Percaya ngga..?

Jika itu pendapat Johny maka penulis kurang percaya..? sebab hidup penuh pengorbanan dan perjuangan tak akan pernah berakhir.

Slappz..! Plakkz..!

Sendal jepit Johny merek Bolkicut melayang ke penulis sebab penulis tidak mendukung sepenuh hati dan sangat menyudutkan prioritasnya sebagai pria lajang.
Untung penulis ngeles jika tidak kotoran ayam di sandal Johny akan bertengger di pipi penulis, mambu rek!

Peace, Johny..? Bae-an dong..?? kelingking penulis di sodorkan ke pria itu sembari nenteng sandal merek Bolkicutnya yang penuh tai kotoq.

Tapi dalam definisi Johny itu sepertinya penulis bertolak belakang sebab kadang-kadang cobaan dan godaan yang maha kuasa lebih super.
Peselingkuhan, pubbertas dan materialis dalam berumah tangga menjadi momok yang paling berbahaya dalam mengarungi bahtera rumah tangga itu, so shit!

Dalam semua itu tergantung pada salah satu pihak yang dapat menganalisa apa dasar dari hubungan itu.
Apa hubungan dari bagian sisi buruk atau dari sisi baik yang kadang orang selalu salah menafsirkannya.

Bagaimana para hadirin dan hadirot? Apakah anda sekalian sudah bosan dengan kisah-kisah belaka si Johny boy itu?
Maaf? Sepertinya hanya itu yang bisa penulis ungkapkan tentang perputaran kisah hidup dan cintanya yang berada di ujung tanduk, mengenaskan.

Hahahah..! Becanda Johny..?
Bukankah lebih baik di ujung tanduk daripada di ujung tokai..?? maaf..?

Tiba-tiba ayunan tangan Johny melayang ke penulis yang berwajah pucat pasi

Weiitzz..! Jangan maen tangan Johny..! Pake hati dong..? Pake ampela dong? Hehehe..! lontaran kalimat belas kasian dari penulis sebab tulisan itu menyulut emosi sang Johny.

Namun permintaan ampun dari penulis tak di gubris oleh Johny dan

Kini sang Johny menguber-uber penulis dengan tokai di tangannya, maaf? Johny menguber-uber penulis dengan rantai Odong-odong di tangannya, tawur.
Tak di sangka Johny cukup galak, para hadirin dan hadirot yang penulis muliakan?

Okay..?
Mari kita hormati segala jenis kisah kasih yang tidak pada jodohnya atau kisah kasih yang tidak di restui dewi fortuna atau dewi sri itu.
Pada hakekatnya semua kisah asmara itu akan berakhir dengan mesra, bersahabat dan saling ketergantungan, take and give.
Walau

~
Walauuu.. Apa..?
Walauuu.. Ku laparrr!
Santailah sejenak.. Dan hentikan ambisi muw
~
(God Bless)

Dan saatnya kita bidik orangtua dan anak yang sedang menikmati hidup bersama alunan kehidupan Rock & Roll

Aura : Pap..! Batunya bawa pulang yah..? Nanti di sarungin buat aku bobo, xixixii…

aurawithrock!

Aura lagi : Pap..! Bau kentut..! Papap kentut yah..! Sana pelgi.. pelgi.. minggil ahh..!

Papa : Papah sakit perot, Nak..? Gara- gara makan martabak telor sisa semalam..??

Aura : {Nutup hidung} Weqzz..! Jangan-jangan Papap cepilit di celana dehh..??

Papa : {Wajahnya merah padam sembari megang bokong untuk memastikan, apakah cepirit atau mencret??} :)

popandaura


TAGS


-

Author

Follow Me